Rumah adat Minahasa Tahun 1929

Protestante Kerk Tondano 1932

Tondano Tempoe Doeloe

Ritual

Aktifitas di Pasar Tondano sekitar tahun 1893

Showing posts with label E-book. Show all posts
Showing posts with label E-book. Show all posts

10/24/10

America's "War on Terrorism"


Buku ini berisi paparan data dan analisis seputar topik perang dan teorisme dari sudut pandang yang menarik, antara lain tentang latar ekonomi yang mendorong perang terhadap terorisme, berbagai propaganda perang yang sengaja dihembuskan ke tengah masyarakat, doktrin perang Amerika, sistem peringatan teror dan segala implikasinya, dan beberapa bahasan lainnya.

Dalam bukunya penulis mengakui bahwa menyusun buku ini bukanlah pekerjaan mudah, karena berhadapan dengan isu-isu yang sangat sensitif.

Download di sini untuk mengoleksi ebooknya.

10/20/10

Koloni Pengucilan Boven Digoel


Di tengah kesunyian Boven Digoel yang dilingkupi hutan belantara yang terbilang liar, para digoelis justru memperoleh pembelajaran berharga tentang betapa pentingnya arti kebebasan bagi manusia dan kemerdekaan bagi suatu negara. Kedua hal itu tidaklah datang dengan sendirinya, tetapi harus diperjuangkan bersama, semahal apapun harga yang harus dibayarkan.

Banyak tokoh yang pernah diasingkan di Digoel dan banyak pula diantara mereka ternyata hanya petani dan pedagang yang tidak tahu-menahu soal politik. Mereka didigoelkan hanya lantaran terseret oleh pusaran peristiwa pemberontakan PKI tahun 1926/27 di Banten, Jawa Barat, dan Silungkang, Sumatera Barat. Kebanyakan dari mereka terprovokasi oleh PKI tanpa mengerti apa sesungguhnya yang dimaksud dengan komunisme.

Download di sini dan koleksi buku kontroversial ini. Tetap ingat semboyan kita: membaca dengan KRITIS, KRITIS dengan membaca. GBU

Selamatkan Indonesia!



Bila bangsa Indonesia diibaratkan sebuah rumah di pinggir jalan raya maka olahraga itu bagaikan pagar didepan rumah yang terlihat langsung oleh para pengguna jalan. Pada saat tulisan ini ditulis, bangsa dan pemerintah Indonesia seperti pemilik rumah ditepi jalan tersebut. Akan tetapi, si pemilik rumah punya obsesi aneh. Mereka ingin pagar rumah selalu terlihat bersih, mengkilat dan tidak berdebu. Yang terpenting adalah penampilan sisi depannya, sedangkan yang lain masa bodoh. Sehingga ketika perabotan rumah dicuri orang meski disaksikan langsung oleh pemilik rumah, ia tidak begitu peduli. Si pemilik rumah tidak langsung mengambil tindakan. Ia hanya menjadi penonton seolah tidak ada perlu dikhawatirkan.

Kira-kira begitulah Mohammad Amien Rais lewat bukunya “Agenda mendesak bangsa Selamatkan Indonesia!” mencoba menggambarkan sebuah kontradiksi yang terjadi terhadap bangsa Indonesia. Seolah-olah nasionalisme bangsa ini sudah demikian pudarnya sampai-sampai beliau mengibaratkan bangsa Indonesia sebagai pemilik rumah yang kurang peduli dengan aksi-aksi pencurian terhadap perabotan rumahnya. Pemilik rumah yang hanya peduli dengan penampilan depan tetapi cuek terhadap aksi-aksi orang lain yang merugikan dirinya.

Download e-book di sini

A Brief History of Neoliberalism


Neoliberalisme yang juga dikenal sebagai paham ekonomi neoliberal mengacu pada filosofi ekonomi politik akhir abad duapuluh, sebenarnya merupakan redefinisi dan kelanjutan dari liberalisme klasik yang dipengaruhi oleh teori perekonomian neoklasik yang mengurangi atau menolak penghambatan oleh pemerintah dalam ekonomi domestik karena akan mengarah pada penciptaan Distorsi dan High Cost Economy yang kemudian akan berujung pada tindakan koruptif. Buku ini membahas topik neoliberalisme dari perspektif historis.

Download e-book di sini

10/19/10

Demokrasi Kita ala Hatta


Buku ini ditulis dengan maksud untuk mengemukakan fakta-fakta yang terjadi dalam sejarah revolusi Indonesia, sebagai bandingan atas kritik Hatta terhadap presiden Soekarno.

Buku ini juga ditulis untuk menganalisis fakta-fakta serta kesimpulan yang mencerminkan prinsip-prinsip demokrasi sebagai konsep yang mencerminkan perkembangan revolusi Indonesia yang mempunyai hukumnya sendiri yang disebut dengan "Demokrasi Revolusi".

Download di sini

10/18/10

Tantangan Globalisasi

JURNAL ANALISIS SOSIAL AKATIGA


Di Indonesia, isu globalisasi dan isu pengembangan ekonomi rakyat telah menjadi isu hangat di tahun-tahun belakangan ini. Namun demikian diskusi yang intensif tentang keduanya berjalan secara sendiri-sendiri. Diskusi mengenai perlunya Indonesia ikut serta menandatangai kesepakatan GATT, misalnya, lebih banyak dilakukan di kalangan terbatas.

Kesertaan dalam arus globalisasi sudah dianggap sebagai keharusan, tanpa diawali dengan perdebatan terbuka mengenai dampak dan konsekuensinya khususnya terhadap ekonomi rakyat. Sementara itu, walaupun usaha rakyat belakangan ini nampak lebih diberi tempat dalam agenda kebijakan tingkat tinggi, tetapi kebijakan yang dikeluarkan masih dinilai bersifat setengah hati dan hampir tidak pernah dikaitkan langsung dengan kecenderungan global tersebut. Seolah-olah, usaha rakyat di dalam negeri terlepas dari gegap gempita ekonomi dunia. Dengan demikian tidak mudah bagi awam untuk menyimpulkan apakah terseretnya negara ini ke dalam kecenderungan global merupakan suatu keberuntungan atau sebaliknya bagi pelaku ekonomi rakyat.

Download di sini

Perburuan

SEBUAH NOVEL KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER


Jepang itu tertawa senang. Dagunya terguncang-guncang dan giginya yang kasar tampak runcing-runcing. Tertangkap juga mereka, katanya riang. Tangan kanannya memberi isyarat dan ketiga kere itu dibawa Keibodan ke depannya. Mau main-main sama Nippon? Ha? Ha?

Demikian petikan isi novel "Perburuan" karya Pramoedya Ananta Toer. Koleksi bukunya dan nikmati kisah-kisah reflektif sang kontroversial ini.

Download di sini

6/3/10

Global Warming


Saat ini, mencairnya es berjalan jauh lebih cepat dari model-model prediksi yang pernah diciptakan oleh para ilmuwan. Beberapa prediksi awal yang pernah dibuat sebelumnya memperkirakan bahwa seluruh es di kutub akan lenyap pada tahun 2040 sampai 2100. Tetapi data es tahunan yang tercatat hingga tahun 2007 membuat mereka berpikir ulang mengenai model prediksi yang telah dibuat sebelumnya.


Para ilmuwan mengakui bahwa ada faktor-faktor kunci yang tidak mereka ikutkan dalam model prediksi yang ada. Dengan menggunakan data es terbaru serta model prediksi yang lebih akurat, Dr. H. J. Zwally, seorang ahli iklim NASA membuat prediksi baru yang sangat mencengangkan.

Download dan baca informasi seputar Global Warming di sini.

Ancaman Global Freemasonry


Buku ini berisi penelusuran akar Masonry, juga sasaran dan aktivitasnya. Dalam buku ini, pembaca juga akan menemukan ikhtisar sejarah pertarungan para Mason melawan agama-agama ketuhanan. Freemason memainkan peranan penting dalam alienasi Eropa dari agama, dan seterusnya, membangun ordo baru yang berlandaskan kepada filsafat materialisme dan humanisme sekuler dan bagaimana pengaruh Masonry dalam penekanan dogma-dogma ini kepada peradaban non-Barat.

Download ebook buku tersebut di sini.

5/19/10

Bung Karno

Bung Karno: Penyambung Lidah Rakjat Indonesia



Cara yang paling mudah untuk melukiskan tentang diri Sukarno ialah dengan menamakannya seorang yang maha‐pencinta. Ia mencintai negerinya, ia mencintai rakyatnya, ia mencintai wanita, ia mencintai seni dan melebihi daripada segala‐galanya ia cinta kepada dirinya sendiri.

Download biografi Soekarno berdasarkan cerita kepada Cindy Adams di sini

Baca Juga:
Dalih Pembunuhan Massal
Che Guevara dan Revolusi Kuba
Di Bawah Lentera Merah

Che Guevara

CHE GUEVARA DAN REVOLUSI KUBA


Para pekerja tidak bertanah di Brazil membawa dua image apabila mereka menduduki tanah kosong. Yang satu adalah pemimpin masyarakat desa di Canudos, yang berjuang menentang kerajaan pada tahun 1890-an. Yang kedua adalah Che Guevara. Di Carakas, di Buenos Aires,di Bolivia dan di El Salvador, pemuda-pemudi yang bertempur dengan polis di masa pemberontakan menentang kapital global menyelimuti muka mereka dengan kain yang membawa image Che. Di Eropah, penunjuk rasa memakai kemeja-T dengan muka Guevara tercetak pada dada mereka...

Download kisah sang pejuang yang ditulis Mike Gonzales ini di sini.

Baca Juga:
Soebandrio: Kesaksianku Tentang G30S
Di Bawah Lentera Merah
Dalih Pembunuhan Massal

4/14/10

IPDN Undercover

Sosok Inu Kencana Syafiie dua kali mengentak publik tanah air: September 2003, ketika membongkar kasus kematian praja Wahyu Hidayat; dan April 2007, ketika penganiayaan berujung kematian praja kembali mengguncang IPDN, Jatinangor.

Inu: "... maka kesaksian ini saya tulis bersama riwayat hidup saya dengan penuh kejujuran dari nurani yang terdalam, Oleh karena itu, isinya banyak bercerita mengenai bagaimana saya berjuang, bagaimana kegagalan saya, dan bahkan meriwayatkan bagaimana ketika saya harus terkurung dalam penjara kemiskinan."

Download dan baca buku tersebut di sini.


Baca Juga:
Nyanyi Sunyi Seorang Bisu
Sayap-sayap Patah
Sejarah Tuhan

Atheis


Novel-novel karya Achdiat K. Miharja benar-benar mampu menggambarkan situasi pada zaman revolusi. Salah satu karyanya yang menggambarkan masa revolusi adalah “Atheis”. Dalam novel tersebut digambarkan perasaan seorang tokoh yang bernama Hasan yang tidak mau mengakui adanya Tuhan.

Hasan kehilangan pegangan. Kekecewaannya tertumpuk-tumpuk sehingga kehidupannya tidak diperhatikannya. Dia akhirnya kecewa dengan sikapnya yang tidak mengakui adanya Tuhan. Padahal Hasan sebenarnya sudah memiliki padandangan hidup yang baik. Hanya, tampaknya dia tidak memahaminya secara benar. Hal itulah yang menyebabkan Hasan kemudian mengubah pandangan hidupnya.

Download dan baca novel tersebut di sini

Baca Juga:
Jangan Main-main dengan Kelaminmu
Laskar Pelangi
Taj Mahal

Dari Perbendaharaan Lama

Dalam pengantar bukunya Hamka menulis: "orang pernah bertanya kepada saya buku apa yang saya baca ketika saya menyusun "Dari Perbendaharaan Lama"ini, lalu saya katakan bahwa buku-buku yang saya baca, selain dari buku-buku lama pusaka nenek moyang kita, yang setengahnya benar-benar dikeluarkan dari simpanan perbendaharaan lama, adalah buku-buku yang mereka baca juga."

Download dan baca buku ini di sini.

Baca Juga:
Nyanyi Sunyi Seorang Bisu
Jangan Main-main dengan Kelaminmu

4/13/10

Demokrasi Ala Hatta

Demokrasi Kita Ala Hatta Dalam Teori dan Praktek


Sudijono Djojoprajitno menulis buku ini sebagai tanggapan dan komentar terhadap tulisan DR. Moh. Hatta yang berjudul "Demokrasi Kita".

Download e-book buku tersebut di sini.

4/11/10

Nyanyi Sunyi Seorang Bisu


Naskah buku ini disunting dari kertas-kertas berserakan berisi catatan-catatan Pramoedya Ananta Toer yang ditulisnya semasa menjadi tahanan politik 10 tahun lamaya di Pulau Buru, 1969-1979.

"Nyanyi Sunyi Seorang Bisu" adalah satu-satunya karya non-fiksi Pram, bukan novel. Buku ini merupakan kumpulan catatan berisi surat-surat pribadi kepada anak-anaknya yang tak pernah terkirim, juga esai-esai, yang sebenarnya merupakan rekaman apa yang dia alami sebagai pribadi, suami, ayah, pengarang dan sebagai tahanan politik rezim militerisme yang merampas segala darinya.

Download e-book buku tersebut di sini.

Sayap-sayap Patah



Siapa tak kenal Khalil Gibran. Ia adalah seorang seniman, penyair, dan penulis  Lebanon Amerika yang mampu menghipnotis banyak orang melalui karya-karyanya. Ia lahir di Lebanon (saat itu masuk Provinsi Suriah di Khilafah Turki Utsmani) dan menghabiskan sebagian besar masa produktifnya di Amerika Serikat.

"Sayap-sayap Patah" merupakan salah satu karya "sang nabi" dari Lebanon yang terkenal itu. Silahkan download e-book versi djvu buku tersebut di sini.

2/25/10

Di Bawah Lentera Merah


"Di Bawah Lentera Merah" adalah buku karangan Soe Hok Gie yang menarasikan satu periode krusial dalam sejarah Indonesia yaitu ketika benih-benih gagasan kebangsaan mulai disemaikan, antara lain lewat upaya berorganisasi. Dalam buku ini Soe Hok Gie juga mengajak kita menelusuri kembali jejak-jejak pergerakan indonesia pada era 1917-1920-an dan lewat buku ini juga Soe Hok gie mencoba menyalakan lentera merah perjuangan pergerakan indonesia dan mengajak kita mencermati bagaimana para tokoh pergerakan tradisionalis indonesia mencoba menyikapi perubahan pada abad ke-20.

Buku Soe Hok gie ini  termasuk salah satu di antara 15 buku yang dilarang peredarannya oleh pemerintah RI  tahun 1991, karena dinilai banyak menyerempet masalah politik, menyesatkan, memutarbalikkan sejarah, merendahkan pemerintah orba dan pemimpin nasional.

Download versi pdf. buku tersebut di sini.


BACA JUGA:
Dalih Pembunuhan Masal
Gurita Cikeas
Ilusi Negara Islam
Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando

2/9/10

The Passion of Jesus

SEBUAH TAFSIR VERSI LAIN


Berkenaan topik penyaliban Isa a.s., memang berkembang beberapa pemahaman. 

  • Kristiani beranggapan bahwa Yesus wajib wafat ditiang salib (karena inilah inti dari ajaran penebusan dosa).





  • Yahudi juga berkeinginan untuk membunuh Yesus (Isa a.s.) karena dia adalah hamba yang terkutuk. 





  • Muslim (sebagian besar) beranggapan bahwa Isa a.s. dihindarkan dari hukuman salib dan orang lainlah yang dikorbankan, dan kemudian Isa a.s. naik kelangit dengan jasmaniyahnya (untuk hal ini sepemahaman dengan keyakinan umat kristiani).

    Demikian antara lain isi dari buku THE PASSION OF JESUS, sebuah versi tafsir yang berbeda dari tafsiran Kristen tentang kisah hidup Yesus. Sang Penulis (anonim) mengutip tafsiran sejumlah tokoh untuk mendukung sejumlah tesisnya. Secara positif buku ini bisa memperkaya referensi dan daya kritis, termasuk meningkatkan kesadaran bahwa manusia memang hidup di tengah  pluralisme, termasuk keberagaman tafsir, yang harusnya bisa dipahami dan dikelola secara konstruktif, alih-alih jadi sumber konflik dan perpecahan.

    Silahkan download versi e-booknya di sini.


    Related Post:
    Yesus Wafat di Kashmir
    Holly Blood, Holly Grail
  • Yesus Wafat di Kashmir

    TEMUAN-TEMUAN MENGEJUTKAN MENGENAI HIDUP DAN WAFATNYA YESUS
    VERSI DARUL KUTUBIL ISLAMIYAH, GERAKAN AHMADIYAH INDONESIA


     


    Al-Shaikh-us-Sadiq Abi Ja’far Muhammad ibnu Ali ibnu Hasain ibnu Musa ibnu Baibuyah al-Qummi, seorang penulis Timur dan ahli sejarah yang termasyhur, begitu pula Shakh Al-Said-us-Sadiq, yang meninggal dunia di Khurasan pada tahun 962 Masehi, menghubungkan perjalanan Yuz Asaf di dalam bukunya yang termasyhur “Kama-lu-Din wa Tama-un-Ni’mat fi Asbat-il-Ghaibat wa Kasful- Khairat” juga yang disebut “Ikmaluddin”. Buku ini, yang dinilai sangat berharga oleh para orientalis Barat, pertama kali diterbitkan tahun 1882 oleh Aga Mir Baqar, pada Sayyid-us-Samad Press di Iran, dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman oleh Professor Muller dari Universitas Heidelberg. Penulis buku ini berkelana ke mana-mana untuk memperbanyak dan melengkapi informasi buku ini, yang dengan teliti sekali sesuai kenyataan dan menyebutkan dua perkara perjalanan Yesus pertama ke Timur (ke Ceylon dan tempat-tempat lain) dan yang kedua, berakhir di Kashmir. Buku tersebut juga sedikit memberi penjelasan mengenai ajaran-ajaran Yesus selama dalam perjalanannya ini dan mengemukakan ajaran yang serupa seperti apa yang ada di dalam Injil yang empat.


    Untuk melengkapi semua ini, Shaikh al-Sa’id-us-Sadiq mengutarakan riwayat kuno mengenai wafatnya Yesus. Menurut buku ini (lihat halaman 357-358), Yesus mengutus muridnya Ba’bat (Thomas) ketika beliau sudah dekat pada ajalnya, dan mengucapkan wasiyat terakhirnya, bahwa tugasnya harus diteruskan dan makam harus dibangun di atasnya dengan secermat mungkin apabila beliau menghembuskan nafas terakhirnya. Thomas melaksanakan apa yang dimintanya. Yesus dikebumikan dengan kakinya membujur ke Barat dan kepalanya ke Timur.  Begitu juga, Nabi Muhammad bersabda, bahwa Tuhan pasti menjaga ruhnya di tempat di mana beliau menghembuskan nafas terakhirnya. Oleh karenanya, mengapa beliau dimakamkan di tempat tinggal yang kecil, di tempat isterinya Siti ‘Aisyah. (Lihat Mumtaz Ahmad Faruqui, The Crumbling of the Cross, hal. 70).

    A. Faber Kaiser, sang penulis, adalah seorang ahli filsafat dan sarjana ahli dalam karya-karya jurnalistik. Dia pertama kali mengadakan hubungan dengan “Kashmir” ketika dia mendengar keterangan-keterangan ada makam Yesus di Kashmir; dia membuat penelaahan-penelaahan dan akhirnya memutuskan dirinya pergi ke Kashmir untuk menyelidiki. Sedikit demi sedikit, dia menyusun suatu dokumen yang sangat penting dan mengagumkan yang mengisi sejumlah jurang yang menganga pada Alkitab yang telah membingungkan para sarjana selama ratusan tahun. Terbitan pertama buku ini di Great Britain oleh Gordon Cremonesi Ltd. 1977.

    Silahkan download versi e-booknya di sini.

    Free ebook

    Enter Your Comment